TARAKAN - Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Perubahan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor : SE. 1/SETJEN/ROUM/SET.4.2/B/1/2024 tentang Penanaman Pohon Serempak Tahun 2024, maka digelar serangkaian kegiatan penanaman pohon di Indonesia, termasuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Dijelaskan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Tarakan, Ridwanto Suma, sesuai surat edaran tersebut maka kegiatan penanaman pohon di seluruh wilayah Indonesia pada 2024 di setiap provinsi akan dipimpin oleh pejabat KLHK Pusat serta melibatkan staf UPT KLHK, unsur pemerintah daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta keluarga, dan masyarakat umum. "Kegiatan penanamaan pohon tersebut dilaksanakan setiap bulan, mulai Januari hingga April 2024," ucapnya.

Adapun rangkaiannya, yakni pada Minggu (14/1) dalam rangka penanaman bersama Wakil Presiden RI. Lalu, pada Rabu (7/2) dalam rangka peringatan Hari Lahan Basah se-Dunia (World Wetlands Day/WWD) 2024. Selanjutnya, dijadwalkan pada 7 Maret nanti, juga akan dilakukan penanaman pohon serentak dalam rangka peringatan Hari Bakti Rimbawan. Dan, terakhir pada 21 April mendatang, dalam rangka peringatan Hari Kartini.

Sesuai amanat SE tersebut, maka kegiatan penanaman dilakukan dengan kontrol teknis oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Rehabilitasi Hutan melalui UPT BPDAS pada masing-masing provinsi. Sementara, bibit pohon yang akan ditanam dapat diperoleh dari persemaian skala besar atau persemaian permanen atau pembibitan lainnya. Sedangkan, pekerjaan teknis penyiapan lubang tanam dan lain- lain dilakukan seluruh staf UPT KLHK di daerah.

"Pada hari ini, salah satu dari rangkaian kegiatan tersebut. Dimana, pejabat KLHK yang menghadiri kegiatan penanaman serentak adalah Tenaga Ahli Menteri Pelaksana MDGs KLHK, Dr Henri Bastaman dan Asisten II Provinsi Kaltara, Bustang yang mewakili Gubernur Kaltara," tuturnya. Setidaknya, ada 1.000 batang pohon mangrove jenis Rhizophora, Sp yang ditanam pada kegiatan tersebut. Terlibat pada penanaman itu, perwakilan TNI, Polri, organisasi kepemudaan, termasuk Karang Taruna dan lainnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini sendiri dimotori Wetlands Indonesia, BPDAS Mahakam Berau dan Badan Restrorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), dan didukung oleh UPTD KPH Tarakan, DLH Kota Tarakan dan para pihak lainnya. Kegiatan penanaman itu berlangsung di bantaran sungai yang menjadi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan di Kelurahan Kampung IV, Kecamatan Tarakan Timur. (*/tim)

cloud
cloud

1.000 Rhizopora untuk Peringati WWD 2024


blog

TARAKAN - Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Perubahan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor : SE. 1/SETJEN/ROUM/SET.4.2/B/1/2024 tentang Penanaman Pohon Serempak Tahun 2024, maka digelar serangkaian kegiatan penanaman pohon di Indonesia, termasuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Dijelaskan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Tarakan, Ridwanto Suma, sesuai surat edaran tersebut maka kegiatan penanaman pohon di seluruh wilayah Indonesia pada 2024 di setiap provinsi akan dipimpin oleh pejabat KLHK Pusat serta melibatkan staf UPT KLHK, unsur pemerintah daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta keluarga, dan masyarakat umum. "Kegiatan penanamaan pohon tersebut dilaksanakan setiap bulan, mulai Januari hingga April 2024," ucapnya.

Adapun rangkaiannya, yakni pada Minggu (14/1) dalam rangka penanaman bersama Wakil Presiden RI. Lalu, pada Rabu (7/2) dalam rangka peringatan Hari Lahan Basah se-Dunia (World Wetlands Day/WWD) 2024. Selanjutnya, dijadwalkan pada 7 Maret nanti, juga akan dilakukan penanaman pohon serentak dalam rangka peringatan Hari Bakti Rimbawan. Dan, terakhir pada 21 April mendatang, dalam rangka peringatan Hari Kartini.

Sesuai amanat SE tersebut, maka kegiatan penanaman dilakukan dengan kontrol teknis oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Rehabilitasi Hutan melalui UPT BPDAS pada masing-masing provinsi. Sementara, bibit pohon yang akan ditanam dapat diperoleh dari persemaian skala besar atau persemaian permanen atau pembibitan lainnya. Sedangkan, pekerjaan teknis penyiapan lubang tanam dan lain- lain dilakukan seluruh staf UPT KLHK di daerah.

"Pada hari ini, salah satu dari rangkaian kegiatan tersebut. Dimana, pejabat KLHK yang menghadiri kegiatan penanaman serentak adalah Tenaga Ahli Menteri Pelaksana MDGs KLHK, Dr Henri Bastaman dan Asisten II Provinsi Kaltara, Bustang yang mewakili Gubernur Kaltara," tuturnya. Setidaknya, ada 1.000 batang pohon mangrove jenis Rhizophora, Sp yang ditanam pada kegiatan tersebut. Terlibat pada penanaman itu, perwakilan TNI, Polri, organisasi kepemudaan, termasuk Karang Taruna dan lainnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini sendiri dimotori Wetlands Indonesia, BPDAS Mahakam Berau dan Badan Restrorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), dan didukung oleh UPTD KPH Tarakan, DLH Kota Tarakan dan para pihak lainnya. Kegiatan penanaman itu berlangsung di bantaran sungai yang menjadi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan di Kelurahan Kampung IV, Kecamatan Tarakan Timur. (*/tim)

0   0
Bagikan :

Ada pertanyaan mengenai pengalaman ini ? Diskusikan pada kolom komentar ini