By Balai Taman Hutan Raya Bunder

Yogyakarta kaya akan keanekaragaman spesies tumbuhan, namun habitat tumbuhnya sudah semakin berkurang seiring dengan kebutuhan manusia yang meningkat. Perusakan habitat, fragmentasi, serta degradasi habitat semakin mengancam keanekaragaman tumbuhan di alam. Oleh karena itu, upaya pelestarian tumbuhan menjadi penting dilakukan untuk menjaga keanekaragaman tumbuhan.

Taman Hutan Raya merupakan kawasan pelestarian alam yang memiliki tujuan untuk koleksi tumbuhan dan/atau satwa di dalam kawasannya. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga dan melestarikan keanekaragaman jenis tumbuhan dari keterancaman terhadap kepunahan jenis. Taman Hutan Raya Bunder memiliki beragam jenis tumbuhan, baik yang tumbuh alami maupun yang ditanam atau diintroduksi ke dalam kawasan. Sebagai bentuk upaya pelestarian terhadap keanekaragaman jenis yang ada, perlu dilakukan inventarisasi tumbuhan agar diketahui potensi jenis tumbuhan di dalam kawasan.

Inventarisasi tumbuhan merupakan kegiatan pengumpulan data mengenai jenis-jenis tumbuhan yang ada dalam suatu kawasan untuk perencanaan pengelolaan kawasan. Hasil dari kegiatan tersebut kemudian dianalisa untuk mengetahui komposisi jenis penyusun tegakan. Rangkaian pelaksanaan inventarisasi tumbuhan dilakukan selama dua bulan pada November hingga Desember 2021. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi persiapan, pelatihan, pengambilan data lapangan, pengolahan data, dan pembuatan laporan.

Pengambilan data lapangan dilaksanakan secara sampling dengan teknik analisis vegetasi di seluruh kawasan Tahura Bunder yang meliputi Resort 1, Resort 2, Resort 3, dan Resort 4. Analisis vegetasi dilakukan pada petak ukur-petak ukur yang telah ditentukan untuk mengamati tumbuhan di tingkat semai, pancang, tiang, dan pohon. Data yang diambil yaitu jenis, jumlah individu perjenis, diameter batang (pada tingkat tiang dan pohon), dan tinggi total (pada tingkat tiang dan pohon). Dari data tersebut dihitung Indeks Nilai Penting untuk mengetahui jenis pohon yang mendominasi.

Berdasarkan pengamatan pada tingkatan semai, pancang, tiang, dan pohon, di Tahura Bunder teridentifikasi tumbuhan sejumlah 118 jenis. Berdasarkan Indeks Nilai Penting diketahui jenis dominan pada tingkat semai yaitu Gamal, Mahoni, Kesambi, Ki Putri, dan Lamtoro; pada tingkat pancang yaitu Kayu Putih, Gamal, dan Nyamplung; pada tingkat tiang yaitu Kayu Putih; dan pada tingkat pohon yaitu Kayu Putih, Mahoni, Akasia, dan Jati. Secara keseluruhan, keragaman jenis tumbuhan di kawasan Tahura Bunder tergolong sedang. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa jenis tumbuhan yang masih sangat mendominasi di beberapa lokasi.

Sumber : dlhk.jogjaprov.go.id

 

cloud
cloud

Inventarisasi Tumbuhan Taman Hutan Raya Bunder


blog

By Balai Taman Hutan Raya Bunder

Yogyakarta kaya akan keanekaragaman spesies tumbuhan, namun habitat tumbuhnya sudah semakin berkurang seiring dengan kebutuhan manusia yang meningkat. Perusakan habitat, fragmentasi, serta degradasi habitat semakin mengancam keanekaragaman tumbuhan di alam. Oleh karena itu, upaya pelestarian tumbuhan menjadi penting dilakukan untuk menjaga keanekaragaman tumbuhan.

Taman Hutan Raya merupakan kawasan pelestarian alam yang memiliki tujuan untuk koleksi tumbuhan dan/atau satwa di dalam kawasannya. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga dan melestarikan keanekaragaman jenis tumbuhan dari keterancaman terhadap kepunahan jenis. Taman Hutan Raya Bunder memiliki beragam jenis tumbuhan, baik yang tumbuh alami maupun yang ditanam atau diintroduksi ke dalam kawasan. Sebagai bentuk upaya pelestarian terhadap keanekaragaman jenis yang ada, perlu dilakukan inventarisasi tumbuhan agar diketahui potensi jenis tumbuhan di dalam kawasan.

Inventarisasi tumbuhan merupakan kegiatan pengumpulan data mengenai jenis-jenis tumbuhan yang ada dalam suatu kawasan untuk perencanaan pengelolaan kawasan. Hasil dari kegiatan tersebut kemudian dianalisa untuk mengetahui komposisi jenis penyusun tegakan. Rangkaian pelaksanaan inventarisasi tumbuhan dilakukan selama dua bulan pada November hingga Desember 2021. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi persiapan, pelatihan, pengambilan data lapangan, pengolahan data, dan pembuatan laporan.

Pengambilan data lapangan dilaksanakan secara sampling dengan teknik analisis vegetasi di seluruh kawasan Tahura Bunder yang meliputi Resort 1, Resort 2, Resort 3, dan Resort 4. Analisis vegetasi dilakukan pada petak ukur-petak ukur yang telah ditentukan untuk mengamati tumbuhan di tingkat semai, pancang, tiang, dan pohon. Data yang diambil yaitu jenis, jumlah individu perjenis, diameter batang (pada tingkat tiang dan pohon), dan tinggi total (pada tingkat tiang dan pohon). Dari data tersebut dihitung Indeks Nilai Penting untuk mengetahui jenis pohon yang mendominasi.

Berdasarkan pengamatan pada tingkatan semai, pancang, tiang, dan pohon, di Tahura Bunder teridentifikasi tumbuhan sejumlah 118 jenis. Berdasarkan Indeks Nilai Penting diketahui jenis dominan pada tingkat semai yaitu Gamal, Mahoni, Kesambi, Ki Putri, dan Lamtoro; pada tingkat pancang yaitu Kayu Putih, Gamal, dan Nyamplung; pada tingkat tiang yaitu Kayu Putih; dan pada tingkat pohon yaitu Kayu Putih, Mahoni, Akasia, dan Jati. Secara keseluruhan, keragaman jenis tumbuhan di kawasan Tahura Bunder tergolong sedang. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa jenis tumbuhan yang masih sangat mendominasi di beberapa lokasi.

Sumber : dlhk.jogjaprov.go.id

 

0   0

Ada pertanyaan mengenai pengalaman ini ? Diskusikan pada kolom komentar ini