Revolusi Hijau Paman Birin Didukung Sarpras Karhutla Kementerian LHK Banjarbaru - Bertempat di halaman belakang kantor Dishut Prov. Kalsel, acara serah terima bantuan Operasional Sarpras Karhutla digelar (28/9). Dibuka oleh Plt. Kadishut Prov. Kalsel Hj. Fatimatuzzahra, atau yang biasa di sapa ‘Aya’ dan dihadiri oleh Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah IX, acara dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid 19. Acara serah terima Operasional Sarpras Karhutla tersebut bertujuan untuk proses mitigasi bencana khususnya pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan. Bantuan operasional sarpras karhutla dari Kemen LHK melalui BPHP diberikan kepada tiga KPH lingkup Dinas Kehutanan, yakni KPH Balangan, KPH Sengayam, dan KPH Tanah Laut, yang diterima langsung oleh Plt. Kadishut secara simbolik. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mewakili Gubernur, Dinas Kehutanan mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas support yang diberikan Kemen LHK terkait dengan pengendalian karhutla di Kalimantan Selatan. “Paling tidak, kita bisa membekali teman-teman di lapangan dan ini sangat membantu. Sarpras ini untuk pengendalian secara dini terhadap karhutla,” ujar Aya. Pada tahun ini kita diuntungkan dengan cuaca yang panasnya tidak terlalu panjang, kadang masih terjadi hujan. Walalu pun masih ada terdeteksi kebakaran, namun masih dalam skala kecil. “Kita berusaha untuk meminimalisir kejadian karhutla, apa pun caranya harus kita lakukan. Karena kita menanam, menyukseskan Revolusi Hijau Gubernur memerlukan waktu yang cukup panjang, dan dengan adanya karhutla itu bisa saja ludes dalam hitungan menit,” tambah Aya. Namun Dinas Kehutanan akan tetap terus menanam, kapan dan dimana pun akan tetap menanam, sebab Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sudah menyediakan bibit gratis lebih dari 3 juta bibit setiap tahunnya, sehingga tidak ada alasan untuk menghentikan penanaman. Ada pun bantuan produktif yang diserahkan berupa Pakaian APD Kebakaran , Pompa Punggung (Jet Shooter), Gepyok, Sekop, Tenda Komando, Pelbed, Sepatu Boot, Helmet, Masker 3m dan Handy Talky. Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris, Kepala KPH Balangan, KPH Sengayam, KPH Tanah Laut Esselon III dan IV Dishut, serta jajaran BPHB Wil IX Banjarbaru. (dende/dishut)

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=nwnAFwGc7Ck

cloud
cloud

SERAH TERIMA OPERASIONAL SARPRAS KARHUTLA - DISHUT KALSEL


Revolusi Hijau Paman Birin Didukung Sarpras Karhutla Kementerian LHK Banjarbaru - Bertempat di halaman belakang kantor Dishut Prov. Kalsel, acara serah terima bantuan Operasional Sarpras Karhutla digelar (28/9). Dibuka oleh Plt. Kadishut Prov. Kalsel Hj. Fatimatuzzahra, atau yang biasa di sapa ‘Aya’ dan dihadiri oleh Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah IX, acara dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid 19. Acara serah terima Operasional Sarpras Karhutla tersebut bertujuan untuk proses mitigasi bencana khususnya pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan. Bantuan operasional sarpras karhutla dari Kemen LHK melalui BPHP diberikan kepada tiga KPH lingkup Dinas Kehutanan, yakni KPH Balangan, KPH Sengayam, dan KPH Tanah Laut, yang diterima langsung oleh Plt. Kadishut secara simbolik. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mewakili Gubernur, Dinas Kehutanan mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas support yang diberikan Kemen LHK terkait dengan pengendalian karhutla di Kalimantan Selatan. “Paling tidak, kita bisa membekali teman-teman di lapangan dan ini sangat membantu. Sarpras ini untuk pengendalian secara dini terhadap karhutla,” ujar Aya. Pada tahun ini kita diuntungkan dengan cuaca yang panasnya tidak terlalu panjang, kadang masih terjadi hujan. Walalu pun masih ada terdeteksi kebakaran, namun masih dalam skala kecil. “Kita berusaha untuk meminimalisir kejadian karhutla, apa pun caranya harus kita lakukan. Karena kita menanam, menyukseskan Revolusi Hijau Gubernur memerlukan waktu yang cukup panjang, dan dengan adanya karhutla itu bisa saja ludes dalam hitungan menit,” tambah Aya. Namun Dinas Kehutanan akan tetap terus menanam, kapan dan dimana pun akan tetap menanam, sebab Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sudah menyediakan bibit gratis lebih dari 3 juta bibit setiap tahunnya, sehingga tidak ada alasan untuk menghentikan penanaman. Ada pun bantuan produktif yang diserahkan berupa Pakaian APD Kebakaran , Pompa Punggung (Jet Shooter), Gepyok, Sekop, Tenda Komando, Pelbed, Sepatu Boot, Helmet, Masker 3m dan Handy Talky. Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris, Kepala KPH Balangan, KPH Sengayam, KPH Tanah Laut Esselon III dan IV Dishut, serta jajaran BPHB Wil IX Banjarbaru. (dende/dishut)

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=nwnAFwGc7Ck


 Unduh Berkas sini.

0   0
Bagikan :

Ada pertanyaan mengenai pengalaman ini ? Diskusikan pada kolom komentar ini