TARAKAN - Sabtu (3/2) pagi, sekitar pukul 09.45 Wita rombongan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Tarakan yang dipimpin langsung oleh sang Kepala, Ridwanto Suma menyertai kegiatan penanaman mangrove gelaran Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang didukung oleh GIZ i4Ag.

Kegiatan ini digelar di Demonstrasi Plot (Demplot) pengelolaan tambak sylvofishery atau ramah lingkungan milik salah seorang anggota KTNA Kaltara, Harianto. Tambak beada di Pulau Piking, Kabupaten Bulungan. "Ini salah satu bentuk dukungan KPH Tarakan terhadap pengembangan tambak ramah lingkungan di wilayah Delta Kayan, Bulungan. Sekaligus upaya tidak langsung KPH Tarakan untuk ikut menyelamatkan kelestarian mangrove dan siklus hidrologis di wilayah Delta Kayan," kata Suma.

Pada kegiatan itu, turut hadir perwakilan dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mahakam Berau, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, perwakilan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Dan Lantamal) XIII, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat serta akademisi di wilayah Kaltara. Diantaranya, ZMT, GGGI, WWF, Blueyou, Pionir dan lainnya.(*/tim)

cloud
cloud

KPH Tarakan Sertai Penanaman Mangrove di Pulau Piking


blog

TARAKAN - Sabtu (3/2) pagi, sekitar pukul 09.45 Wita rombongan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Tarakan yang dipimpin langsung oleh sang Kepala, Ridwanto Suma menyertai kegiatan penanaman mangrove gelaran Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang didukung oleh GIZ i4Ag.

Kegiatan ini digelar di Demonstrasi Plot (Demplot) pengelolaan tambak sylvofishery atau ramah lingkungan milik salah seorang anggota KTNA Kaltara, Harianto. Tambak beada di Pulau Piking, Kabupaten Bulungan. "Ini salah satu bentuk dukungan KPH Tarakan terhadap pengembangan tambak ramah lingkungan di wilayah Delta Kayan, Bulungan. Sekaligus upaya tidak langsung KPH Tarakan untuk ikut menyelamatkan kelestarian mangrove dan siklus hidrologis di wilayah Delta Kayan," kata Suma.

Pada kegiatan itu, turut hadir perwakilan dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mahakam Berau, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, perwakilan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Dan Lantamal) XIII, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat serta akademisi di wilayah Kaltara. Diantaranya, ZMT, GGGI, WWF, Blueyou, Pionir dan lainnya.(*/tim)

0   0
Bagikan :

Ada pertanyaan mengenai pengalaman ini ? Diskusikan pada kolom komentar ini