Tanaman kayu putih yang ada di Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB)./www.ntbpos.com/ (Unrara Angan)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Kayu putih atau Gelam adalah jenis pohon suku jambu-jambuan (Myrtaceae) yang dimanfaatkan sebagai bahan mentah minyak kayu putih. Proses pembuatannya biasanya disuling dengan uap terutama dari daun dan rantingnya.

Kayu putih biasanya tumbuh di tanah tandus/kritis. Seperti, di daerah Kecamatan Pringgabaya, Sambelia dan bagian selatan Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur, Mustara Hadi mengatakan, tumbuhan kayu putih ini merupakan solusi lahan yang kritis. Tumbuhan kayu putih ini juga dapat dijadikan sumber pendapatan bagi masyarakat.

“Daun dan rantingnya dapat di jual, dijadikan minyak kayu putih,“ katanya.

Seperti yang sudah berjalan, di Daerah Sekotong Lombok Barat, petani sudah menikmati hasilnya. Daun dan rantingnya dijual masyarakat per-kilonya sekitaran Rp. 500 sampai Rp 700.

Secara keseluruhan di Sekotong melakukan panen selama dua minggu mendapat 26 ton. Jika diambil harga terendah Rp 500, kali 26 ton, petani menghasilkan uang sebesar Rp. 13 juta.

“Tanpa perawatan intensif kayu putih ini menghasilkan uang,“ jelasnya.

Selain itu, kayu putih dapat diselingi dengan tanaman lain seperti, jagung, ubi dan tanaman-tanaman yang dapat hidup di lahan kritis.

Oleh karena itu, dia telah mencoba menanam 20 ribu kayu putih di kawasan hutan produksi seluas 50 hektar di Kecamatan Pringgabaya sejak tahun 2020 dan 2021. Saat ini, 60 persen hidup dan segera di panen.

Perusahaan minyak kayu putih, PT. Galih Tulen Aksiri Lombok sedang melakukan peninjauan bahan baku yang akan dipanen tersebut. Setelah peninjauan, kemudian melakukan perjanjian kerja sama dengan petani yang mengelola kawasan hutan produksi di Kecamatan Pringgabaya.

“Petani yang mengelola kawasan hutan produksi rencana bekerja sama dengan PT. Galih Tulen Aksiri Lombok, untuk jangka panjangnya,“ pungkasnya. np

Sumber : www.ntbpos.com

cloud
cloud

Selain Bernilai Ekonomi, Tanaman Kayu Putih Solusi Lahan Kritis di Lombok Timur


blog

Tanaman kayu putih yang ada di Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB)./www.ntbpos.com/ (Unrara Angan)

LOMBOK TIMUR, NTBPOS.com - Kayu putih atau Gelam adalah jenis pohon suku jambu-jambuan (Myrtaceae) yang dimanfaatkan sebagai bahan mentah minyak kayu putih. Proses pembuatannya biasanya disuling dengan uap terutama dari daun dan rantingnya.

Kayu putih biasanya tumbuh di tanah tandus/kritis. Seperti, di daerah Kecamatan Pringgabaya, Sambelia dan bagian selatan Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur, Mustara Hadi mengatakan, tumbuhan kayu putih ini merupakan solusi lahan yang kritis. Tumbuhan kayu putih ini juga dapat dijadikan sumber pendapatan bagi masyarakat.

“Daun dan rantingnya dapat di jual, dijadikan minyak kayu putih,“ katanya.

Seperti yang sudah berjalan, di Daerah Sekotong Lombok Barat, petani sudah menikmati hasilnya. Daun dan rantingnya dijual masyarakat per-kilonya sekitaran Rp. 500 sampai Rp 700.

Secara keseluruhan di Sekotong melakukan panen selama dua minggu mendapat 26 ton. Jika diambil harga terendah Rp 500, kali 26 ton, petani menghasilkan uang sebesar Rp. 13 juta.

“Tanpa perawatan intensif kayu putih ini menghasilkan uang,“ jelasnya.

Selain itu, kayu putih dapat diselingi dengan tanaman lain seperti, jagung, ubi dan tanaman-tanaman yang dapat hidup di lahan kritis.

Oleh karena itu, dia telah mencoba menanam 20 ribu kayu putih di kawasan hutan produksi seluas 50 hektar di Kecamatan Pringgabaya sejak tahun 2020 dan 2021. Saat ini, 60 persen hidup dan segera di panen.

Perusahaan minyak kayu putih, PT. Galih Tulen Aksiri Lombok sedang melakukan peninjauan bahan baku yang akan dipanen tersebut. Setelah peninjauan, kemudian melakukan perjanjian kerja sama dengan petani yang mengelola kawasan hutan produksi di Kecamatan Pringgabaya.

“Petani yang mengelola kawasan hutan produksi rencana bekerja sama dengan PT. Galih Tulen Aksiri Lombok, untuk jangka panjangnya,“ pungkasnya. np

Sumber : www.ntbpos.com

2   0

Ada pertanyaan mengenai pengalaman ini ? Diskusikan pada kolom komentar ini